Inilah Alasan mengapa Pegawai PNS Yang Gaptek Terancam Pensiun Dini
Beritatrendterbaru.blogspot.com
Selamat siang sahabat guru dimanapun berada baik dari sabang sampai
merauke salam edukasi !!! Pegawai Negeri Sipil atau (PNS) sesuai dengan
Undang Undang No 5 Tahun 2014 mengenai ASN atau (Aparatur Sipil Negara)
kini sudah dituntut untuk melek teknologi. Karena untuk memperoleh
sebuah data PNS secara akurat dan tepat serta terintegrasi dalam
pengembangan sebuah sistem informasi kepegawaian ASN yang sedang
dikembangkan harus melakukan pendataan ulang PNS atau (e-PUNS).
PNS disini dituntut harus mememiliki sebuah kepedulian data pribadi
karena pada saat pengisian data dilakukan secara online pada situs
website e-PUPNS dengan domain sebagai berikut https://epupns.bkn.go.id.
Cakupan-cakupan data yakni data pokok pegawai (core data), data riwayat
(pendidikan, kepangkatan, jabatan, keluarga), data sosial ekonomi/
kesejahteraan PNS (pendidikan anak, perumahan), self assessment (company
and potency individual), serta lain lain lain-lain (stakeholder PNS).
Kasubag Kepegawaian Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN),
Dwi Haryono, dalam sebuah Workshop Penyelesaian Kasus Kepegawaian di
aula lantai II Gedung BKD, Pada selasa (9/6), menuturkan bahwa hal yang
mendasar perlu dilakukan seluruh PNS untuk menyiapkan akun email
(eleltronik mail) atau surel (surat elektronik).
Ditegaskan juga kepada seluruh PNS untuk mengisi dan mengikuti e-PUPNS
2015. Karena, bagi PNS tidak mengikuti e-PUPNS 2015 akan mendapatkan
sanksi yakni tidak tercatat dalam database ASN Nasional di BKN.
“Adapun sebagai konseuensinya atau sangsi, kita tidak akan mendapatkan
layanan kepagawaian dan dinyatakan berhenti atau pensiun,” terangnya
Untuk itu rekan rekan Guru setanah air, harus melek teknologi karena
jika tidak maka akan mendapat sangsi seperti diatas, untuk itu dihimbau
untuk para PNS haruslah mulai dari sekarang mengerti sedikit demi
sedikit mengenai internet (bagi yang belum mengerti), bagaimana
menggunakan internet, bagaimana memanfaatkan teknologi internet untuk
proses belajar mengajar dan lain sebagainya.
Himbauan untuk rekan rekan guru jangan mengandalkan petugas entri data
saja karena ini menyangkut nasib bapak ibu guru semuanya, dan jika bapak
ibu guru meminta bantuan kepada pegawa entri data maka jangan
menyepelekan mereka, saya pernah berpengalaman menjadi entri data sangat
mangkel dan jengkel jika tidak ada imbal balik kepada petugas entri,
biasanya hanya ucapan terimakasih itupun kadang tidak dilakukan, maka
dari itu mari kita berintropeksi diri mengingat teknologi Informasi
sangat penting kuliahnya juga mahal maka dari itu hargailah
pekerjaanya.
Saya dan temen saya sudah keluar dari pekerjaan sebagai teknisi di
sekolahan karena "diplekoto" terus sama senior, bahkan saya pernah entri
data pdk jateng yang entri kami berdua tapi yang menikmati honornya
kepala sekolah, waka, dan sisanya kami cuman di kasi 25 ribu, padahal
kami lembur berhari - hari (coba bayangkan).
Saya menghimbau sekolah yang di daerah-daerah untuk mensejahterakan para
teknisi, alhi ilmu teknologi jangan disia-siakan ya... he he he sekedar
curhat saja.
Monggo tanggapanya dibawah ini.
Jangan Lupa Baca: Geger Dikira Ular Setan Warga tidak Berani Bunuh Ular Mau Masuk Rumah



23.04
Unknown




0 komentar:
Posting Komentar